fbpx
Honda Catat Penjualan Sebanyak 1.992 Unit di GIIAS 2023, New Honda Brio dan All New Honda CR-V Raih Penjualan Terbanyak.

Honda Catat Penjualan Sebanyak 1.992 Unit di GIIAS 2023, New Honda Brio dan All New Honda CR-V Raih Penjualan Terbanyak.

Jakarta, 22 Agustus 2023 – PT Honda Prospect Motor mencatat penjualan sebanyak 1.992 unit selama gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023 yang berlangsung dari tanggal 10 – 20 Agustus 2023 di ICE, BSD. Penjualan tertinggi Honda pada GIIAS tahun ini diraih oleh New Honda Brio dan diikuti oleh All New Honda CR-V.

New Honda Brio kembali menjadi model dengan penjualan tertinggi Honda, yaitu sebanyak 485 unit atau sebesar 24% dari total penjualan Honda di ajang GIIAS. Namun yang lebih istimewa, All New Honda CR-V, flagship SUV yang baru saja diluncurkan Honda di ajang GIIAS ini turut menjadi kontributor terbesar di tahun ini.

Pada ajang GIIAS kali ini, All New Honda CR-V mengumpulkan penjualan sebanyak 385 unit atau sebesar 19% dari total penjualan Honda. Diluncurkan pada 10 Agustus 2023, All New Honda CR-V menjadi salah satu model yang paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung di booth Honda sepanjang penyelenggaraan GIIAS tahun ini. honda solo

Selain Honda Brio dan All New Honda CR-V, penjualan Honda di ajang GIIAS tahun ini sebagian besar disumbangkan oleh produk-produk di segmen SUV. Salah satu produk favorit Honda di segmen ini, yaitu Honda HR-V menyumbangkan penjualan sebanyak 365 unit, kemudian Honda BR-V menyumbangkan penjualan sebesar 340 unit dan Honda WR-V sebanyak 325 unit. Seluruh angka penjualan ini merupakan pemesanan yang dilakukan di booth Honda selama GIIAS 2023 berlangsung dan telah memenuhi prosedur administrasi dengan booking fee.

KENAPA PERAWATAN BERKALA ITU PENTING? KAPAN WAKTUNYA MELAKUKAN PERAWATAN BERKALA?

KENAPA PERAWATAN BERKALA ITU PENTING? KAPAN WAKTUNYA MELAKUKAN PERAWATAN BERKALA?

Honda Lovers masih bingung dengan pertanyaan-pertanyaan di atas? Agar tidak bingung lagi, yuk simak artikel berikut ini!

Sebenarnya, selain mobil tetap dalam kondisi prima dan nyaman digunakan, terdapat beberapa manfaat yang didapat dengan melakukan perawatan berkala secara rutin. Pada saat melakukan perawatan berkala, seluruh komponen kendaraan akan diperiksa, sehingga jika terdapat potensi masalah akan segera terdeteksi sebelum terlambat. Selain itu, mobil yang rutin melakukan perawatan berkala memiliki nilai jual yang lebih tinggi apabila mobil tersebut dijual di kemudian hari. Tidak hanya itu, perawatan berkala secara rutin juga merupakan syarat garansi kendaraan tetap berlaku di Dealer Resmi.

Lalu kapan saat yang tepat untuk melakukan perawatan berkala? Perawatan berkala yang pertama wajib dilakukan 1 bulan / 1.000 KM* setelah mobil diserah terimakan oleh Dealer. Pada perawatan berkala yang pertama ini akan dilakukan pemeriksaan tanpa penggantian suku cadang. Perawatan berkala yang pertama ini bertujuan sebagai deteksi dini potensi masalah yang akan terjadi setelah mobil digunakan pertama kali. Setelah itu, perawatan berkala dilakukan setiap 6 bulan / 10.000 KM* sekali.

Pada kondisi tertentu, perawatan berkala dapat dilakukan lebih cepat dari kondisi normalnya. Jika pemakaian mobil Honda Lovers tergolong pemakaian berat, maka disarankan untuk melakukan perawatan berkala setiap 3 bulan / 5.000 KM* sekali. Berikut ini merupakan tanda-tanda mobil Anda tergolong sebagai pemakaian yang berat:

  1. Sering terkena macet.
  2. Sering berkendara pada suhu yang panas (diatas 35° C).
  3. Sering berkendara dalam jarak yang pendek (kurang dari 8 KM).
  4. Sering melalui jalan yang berlumpur atau berdebu.
  5. Sering berkendara dengan kecepatan tinggi (diatas 100 KM/jam selama 2 jam terus menerus).

Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan berkala sesuai dengan jadwal yang telah kami sebutkan di atas ya, Honda Lovers! Pastikan Honda Lovers selalu melakukan perawatan berkala di bengkel resmi Honda karena kami selalu siap melayani Anda. “Honda Always Happy to Serve You!”

*mana yang tercapai terlebih dahulu

CARA MERAWAT KAKI-KAKI MOBIL

CARA MERAWAT KAKI-KAKI MOBIL

Cara merawat kaki-kaki mobil sebenarnya harus diketahui oleh semua pemilik mobil. Sebab, jika tidak dirawat akan berpengaruh kepada kenyamanan dan finansial tentunya. Kalo kata anak sekarang sih, jadi boncos atau banyak mengalami kerugian. Kerugiannya tentu ada di pembelian untuk penggantian kaki-kaki mobil. Lumayan, lho, bujet yang dikeluarkan untuk melakukan penggantian kaki-kaki mobil. Rata–rata kisarannya bisa mencapai lebih dari Rp3 juta untuk perbaikan kaki depan atau belakang saja.  Maka dari itu, penting sekali mengetahui cara merawat kaki-kaki mobil supaya awet. Kira-kira apa saja cara yang bisa dilakukan oleh para pemilik mobil, ya?

Cara Merawat Kaki-kaki Mobil

  • Tidak Menghantam Jalan Rusak

Cara pertama untuk merawat kaki-kaki mobil yang paling mudah yakni selalu melakukan pengereman ketika melewati jalan rusak atau polisi tidur. Ini merupakan cara yang paling mudah untuk merawat kaki-kaki mobil supaya lebih awet. Mobil yang sering menghantam jalan rusak tentunya akan lebih cepat rusak. Terlebih para pemilik mobil ini selalu menghantam dengan kecepatan tinggi ketika melibas jalan tersebut. Sebaiknya Anda lebih banyak melakukan pengereman dan berhati-hati ketika melihat ada jalan rusak dan polisi tidur.  Nah, sekarang coba tanya pada diri sendiri, lebih banyak langsung menghantam polisi tidur atau mengerem dulu?

  • Berjalan Pelan di Jalan Rusak

Untuk mengantisipasi hal di atas, Hondalovers setidaknya bisa berkendara dengan kecepatan yang sangat rendah ketika menemui jalan rusak atau polisi tidur. Cara ini cukup ampuh untuk merawat kaki-kaki mobil supaya jauh lebih awet. Walaupun Anda sedang berkendara sendiri, tak ada salahnya untuk berjalan perlahan melewati jalan rusak. Semakin sering menghantam jalan rusak, semakin cepat juga kaki-kaki mobil menjadi rusak. Coba diingat-ingat lagi tentang biaya perbaikannya. Nggak murah, lho!

  • Membawa Beban Berlebih

Cara lain untuk merawat kaki-kaki mobil agar tetap awet yakni tidak membawa beban yang berlebihan. Usahakan Anda membawa beban yang direkomendasikan oleh pabrikan. Jangan sampai Anda membawa barang yang jauh lebih berat dibandingkan beban rekomendasi pabrikan. Sebab, jika dipaksakan maka akan berpengaruh terhadap keawetan kaki-kaki mobil. Biasanya mobil yang sering membawa beban berat akan lebih cepat rusak kaki-kakinya.

  • Rutin Melakukan Spooring

Hondalovers pernah mendengar kata spooring? Nah, ini bisa jadi salah satu cara menjaga keawetan kaki-kaki mobil. Fungsi utama spooring sendiri tentunya untuk meluruskan posisi masing-masing roda mobil sesuai dengan posisi standar atau pengaturan pabrik.  Umumnya berdasarkan pemakaian, posisi roda akan mengalami sedikit pergeseran, terutama ketika melindas lubang atau jalanan rusak. Rekomendasi waktu melakukan spooring biasanya 6 bulan sekali. Atau bisa juga menggunakan jarak tempuh setiap 10.000 km sekali. Semakin sering Anda melewati jalanan rusak, maka semakin cepat juga direkomendasikan untuk melakukan spooring. Hal ini tentunya akan memaksimalkan kaki-kaki mobil agar lebih awet.

  • Rutin Memeriksa Kaki-kaki

Pada saat melakukan spooring, Anda juga bisa sekaligus mengetahui kondisi kaki-kaki mobil. Biasanya mobil akan dinaikkan ke lift dan dilihat kondisi kaki-kaki dari bawah. Teknisi spooring yang baik akan memberikan informasi mengenai kaki-kaki mobil Anda apakah ada komponen yang harus diganti dulu sebelum spooring atau tidak. Namun, jarang sekali ada mekanik yang tidak mau melakukan spooring sebelum komponen kaki-kaki diganti. Jika komponen kaki-kaki ada yang sudah rusak dan tetap dipaksa spooring, maka hasilnya tidak akan maksimal. Atau bisa juga Anda meminta tolong kepada teknisi untuk menginfokan kondisi kaki-kaki. Jika ada komponen yang rusak, minta kepada teknisi tersebut untuk mencatat bagian yang harus diganti. Setelah mengetahui komponen apa saja yang harus diganti, Anda bisa memperbaiki kaki-kaki terlebih dahulu sebelum melakukan spooring.  Cara ini akan jauh lebih efektif dan efisien dibanding memaksakan harus spooring dengan kondisi kaki-kaki yang rusak.

BERIKUT TIPS JIKA INGIN BAN MOBIL AWET

BERIKUT TIPS JIKA INGIN BAN MOBIL AWET

Kondisi ban sering kali menjadi hal yang terabaikan oleh Honda Lovers. Padahal ban merupakan salah satu komponen mobil yang sangat penting. Tidak hanya ban yang digunakan, kondisi ban cadangan juga tidak kalah penting untuk diperhatikan, sehingga Honda Lovers selalu siap menghadapi kondisi darurat.

Lantas apa saja yang harus dilakukan supaya kondisi ban tetap terjaga? Simak beberapa tips berikut ini.

  1. Periksa kondisi ban secara rutin

Perhatikan kondisi fisik ban secara rutin. Mulailah waspada jika alur ban mulai tidak terlihat jelas, atau terdapat retakan – retakan pada permukaan ban. Pada saat mencuci mobil, jangan lupa untuk membersihkan ban juga, segera bersihkan ban dari benda – benda asing yang menempel seperti kerikil.

  1. Pastikan tekanan angin ban

Selalu cek tekanan angin ban secara berkala. Tekanan angin ban yang ideal biasanya dapat dilihat pada label di pintu mobil bagian pengemudi. Tekanan ban yang tidak sesuai dapat menyebabkan ban menjadi lebih cepat aus. Selain itu, ban yang kurang tekanan angin juga dapat menyebabkan BBM menjadi lebih boros karena laju mobil menjadi lebih berat.

  1. Lakukan rotasi ban

Ban depan mobil biasanya lebih cepat aus karena juga mengalami gesekan pada saat setir dibelokan ke kiri atau kanan. Supaya keausan 4 ban lebih merata, maka sebaiknya lakukan rotasi setiap 20.000 Km.

  1. Spooring dan Balancing

Setir yang tidak lurus juga akan mempengaruhi kecepatan aus ban. Tidak hanya itu, ban yang jarang di-balancing juga akan menimbulkan getaran pada setir yang menyebabkan rasa tidak nyaman pada saat mobil dikendarai. Disarankan Honda Lovers melakukan Spooring dan Balancing secara berkala setiap 20.000 Km atau jika kondisi setir sudah mulai tidak nyaman. Sebaiknya lakukan Spooring dan Balancing di Bengkel Resmi karena kami memiliki spesifikasi yang sudah sesuai dengan standar mobil Honda.

Yuk, mulai saat ini jangan lupa perhatikan kondisi ban mobil Honda Lovers ya! Jika ingin tahu lebih jauh mengenai risiko ban yang kurang terawat, Honda Lovers juga dapat menyimak pada Tips & Trick sebelumnya dengan klik pada link berikut: “Resiko ban botak” . Pantau terus website Honda Solo Baru untuk Tips & Trick merawat mobil Honda!

7 MOBIL HONDA DENGAN FITUR HILL START ASSIST

7 MOBIL HONDA DENGAN FITUR HILL START ASSIST

Saat memutuskan ingin membeli sebuah mobil, tentu ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan mulai dari besaran income, angsuran & tenor, diskon dll. Selain beberapa faktor tersebut, faktor lain yang juga menjadi pertimbangan saat ingin membeli mobil adalah kelengkapan fitur keamanan dan kenyamanan yang terdapat pada mobil.

Di hampir seluruh mobil modern atau keluaran terbaru telah dilengkapi dengan berbagai macam fitur keselamatan dan keamanan berkendara yang mutakhir. Tak sampai disitu saja, banyak dari fitur tersebut yang bekerja secara otonom dengan menggunakan sensor. Honda dalam beberapa tahun terkahir serius mengembangkan teknologi keselamatan berkendara yang mutakhir dengan nama Honda Sensing dan sudah diterapkan di hampir semua model keluaran terbaru.

Salah satu fitur keselamatan berkendara yang turut mendampingi Honda Sensing adalah Hill Start Assist (HSA). Fitur ini berguna ketika kendaraan berada pada posisi menanjak dan ingin jalan, Hill Start Assist (HSA) dapat menahan kendaraan dan tetap diam meskipun pedal rem dilepas. Mobil akan tetap berada di posisinya selama beberapa saat dan memberikan cukup waktu bagi pengemudi untuk memindahkan kaki ke pedal gas.

Mobil Honda Dengan Fitur Hill Start Assist (HSA)

Seperti telah disinggung sebelumnya, pada beberapa model terbaru telah disematkan teknologi keselamatan berkendara terbaru termasuk Hill Start Assist. Beberapa mobil yang telah dilengkapi dengan fitur Hill Start Assist (HSA) antara lain All New Honda HRV, All New Honda BRV, Honda City Hatchback RS, New Honda CRV, All New Honda City, All New Honda Civic RS dan Honda Odyssey.

Fitur HSA pada mobil cukup krusial mengingat kontur jalan di Indonesia yang beragam terutama di daerah dataran tinggi yang didominasi oleh tanjakan dan turunan tajam. Hill Start Assit (HSA) bekerja dengan mengandalkan G sensor untuk mendeteksi posisi mobil yang dipaduakn dengan Traction Control System (TCS). Saat HSA aktif, ECU akan pompa ABS untuk tetap menahan tekanan minyak rem pada masing-masing roda.

Kemudian untuk tetap mempertahankan posisi mobil agar tidak tergelincir, mobil akan mengaktifkan Traction Control System (TCS). TCS akan menjaga traksi permukaan ban terhadap jalan ketika permukaan jalan licin atau pedal gas diinjak terlalu dalam untuk mencegah selip. Cara kerjanya dengan mengurangi putaran mesin dan bisa mengerem roda yang selip untuk mempertahankan traksi.

Demikianlah penjelasan mengenai mobil Honda apa saja yang telah dilengkapi dengan fitur Hill Start Assist (HSA). Meskipun saat ini belum semua model memiliki fitur HSA, namun tidak menutup kemungkinan kedepannya semua model akan memiliki fitur tersebut.

Contact Us