Apakah mobil perlu untuk dipanaskan?

Promo New Honda Brio Solo
  • Harga mulai Rp 150 Jutaan
  • Cashback mulai Rp 10 Jutaan
  • Paket Kredit DP mulai Rp 12 Jutaan
  • Paket Kredit Cicilan mulai Rp 3 Jutaan
  • Paket Kredit Bunga 0%
  • Free Kaca Film, Biaya Jasa Servis hingga 4 tahun atau 50.000 KM

Sebuah rutinitas dilakukan pemilik mobil di pagi hari sebelum berangkat ke kantor yaitu menyalakan mesin mobil dengan tujuan memanaskan mesinnya. Bahkan sesekali, mobil digas sedikit agar makin cepat panas. Tak disangka, rutinitas seperti ini telah menghabiskan 15 menit waktu di pagi harinya menjelang keberangkatan menuju tempat rutinitas atau ke kantor. Bahkan, ketika terburu-buru pun, mobil tetap tidak absen dari kebiasaan dipanaskan.

Promo New Honda Mobilio

  • Harga mulai Rp 204 Jutaan
  • Cashback mulai Rp 30 Jutan
  • Paket Kredit DP mulai Rp 10 Jutaan
  • Paket Kredit Cicilan mulai Rp 2 Jutaan
  • Free Kaca Film, Uang Bensin senilai Rp 6 Juta, Biaya Jasa Servis hingga 4 tahun atau 50.000 KM

Sebelum mengetahui mengenai hal ini, yang perlu dipahami adalah mengenai jenis mesin yang dipasangkan pada mobil. Mesin mobil ada dua jenis yaitu mesin non-injeksi yang konvensional dan mesin injeksi yang biasanya ditanam pada mobil-mobil keluaran baru.

Mesin Mobil Injeksi

Ternyata, untuk mesin mobil injeksi, memanaskan mesin bukanlah ritual yang wajib dilakukan karena sudah ada Electronic Control Unit atau kerap disebut dengan ECU yang mengatur pembakaran mesin. Penambahan ECU membuat mesin tidak membutuhkan suhu optimal kerja mesin yang biasanya dicapai dengan jalan memanaskan mesin mobil.

Jika masih ingin memanaskan mesin, sebenarnya memanaskan mesin injeksi hanya perlu dilakukan selama 30 detik atau 1 menit saja. Lebih dari itu, sebenarnya hanya membuang bahan bakar saja. Cara untuk mengetahui apakah mobil sudah siap untuk berjalan atau belum adalah dengan melihat indikator temperatur mesin. Jika normal, jarum akan naik ke posisi tengah. Ketika sudah mencapai posisi itulah artinya mobil sudah siap digunakan.

Mesin Mobil Non-Injeksi

Sedangkan untuk mesin mobil non-injeksi yang menggunakan karburator, memanaskan mobil hanya perlu waktu selama lima menit saja. Jika mobil sudah dilengkapi dengan indikator suhu mesin, maka lama melakukan pemanasan mesin bisa dibatasi dengan menyudahinya setelah indikator berada pada setengah posisi. Memanaskan mesin dalam waktu yang lama juga bisa membuat mesin kendaraan menjadi overheating.

Dampak pada Oli Mesin

Namun, banyak juga yang memanaskan mesin mobil dengan alasan untuk membuat sirkulasi oli mobil kembali normal. Jika oli yang digunakan pada kendaraan adalah oli sesuai spesifikasi pabrikan mobil, tentu saja hal itu tak perlu dikuatirkan. Pelumas yang ada saat ini sudah lebih baik secara kualitas sehingga meski mesin dalam keadaan mati, pelumas tetap ada yang menempel pada komponen mesin.

Memanaskan mesin mobil atau tidak bagi mesin mobil injeksi adalah pilihan. Yang penting dilakukan dengan secukupnya saja, artinya tidak terlalu lama atau tidak terlalu sebentar. Karena sebenarnya tujuan memanaskan mobil adalah membuat mesin mobil berada pada suhu kerjanya, maka dalam memanaskan mobil cukuplah hanya sampai mesin mobil pada suhu kerja yang sesuai.

Manfaatkan Spesial Promo Tahun Baru Dari Dealer Honda Solo Baru

banner 2020

Dealer Honda Solo Baru sebagai Dealer Resmi untuk wilayah Solo dan Sekitarnya siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi Anda

Untuk info lebih lanjut silahkan
Kunjungi dealer Honda Solo Baru.
Jl. Ir. Soekarno No. 168 Sukoharjo

Team Telemarketing
Dina : 082133727332
Ita : 082242421128
Official Website : www.hondasolobaru.co.id
Official IG : @hondasolocity

WhatsApp chat