fbpx
5 Hal Penyebab Kerusakan Utama Mesin Mobil Berakibat Fatal

5 Hal Penyebab Kerusakan Utama Mesin Mobil Berakibat Fatal

Sudahkah Anda Merawat dan Melakukan Service Rutin untuk Mobil Anda ?

Promo New Honda Brio Solo
  • Harga mulai Rp 150 Jutaan
  • Cashback mulai Rp 4 Jutaan
  • Paket Kredit DP mulai Rp 12 Jutaan
  • Paket Kredit Cicilan mulai Rp 3 Jutaan
  • Paket Kredit Bunga 0%
  • Free Kaca Film, Biaya Jasa Servis hingga 4 tahun atau 50.000 KM

Seperti manusia yang harus menghadapi penyakit-penyakit berbahaya yang menjadi penyebab utama kematian, mobil juga harus dihindari dari problem mesin yang bisa menyebabkan kerusakan fatal.

Kerusakan mesin tentu tidak diinginkan oleh setiap pemilik kendaraan. Namun ada beberapa kerusakan mesin yang dapat berakibat fatal dalam sekejap. Efeknya jelas, Anda akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit akibat kerusakan yang terjadi. Baik untuk membeli spare part  maupun ongkos kerja mekanik.

Hasil penyelidikan kami menunjukkan bahwa ada lima problem yang mampu menyebabkan kerusakan fatal pada mesin ini. Tapi jangan juga ini membuat kita jadi ketakutan tanpa alasan yang jelas. Bila Anda teliti dan mampu mengetahui ciri-ciri atau fungsi dari komponen penting di mesin tersebut, kerusakan ini dapat diminimalkan. Untuk itu, perlu tindakan preventif sebelum hal itu terjadi.

Apa saja jenis kerusakan itu dan bagaimanakah tindakan preventifnya?

  1. Timing belt

timing belt

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fungsi timing belt  adalah sebagai penyelaras putaran kruk as dan katup sehingga keduanya tidak berbenturan. Jadi akan fatal akibatnya bila belt  yang menghubungkan kedua mekanisme ini putus secara tiba-tiba. Kerusakan komponen jelas tak terelakkan lantaran piston akan menumbuk katup yang berada dalam posisi membuka.

Bila hal ini terjadi dalam putaran mesin tinggi, bukan tidak mungkin blok mesin bisa menjadi pecah akibat benturan berkali-kali yang terjadi. Namun hal ini dapat diminimalkan bila Anda selaku pengendara langsung mengetahui kerusakan yang terjadi sehingga mesin tak dicoba lagi untuk distart.

Mesin dengan perbandingan kompresi rendah, dan mesin  yang dilengkapi turbocharger  atau supercharger  cenderung lebih kecil kemungkinannya mengalami kerusakan ini lantaran jarak antara katup dengan piston yang memliliki celah agak jauh ketimbang mesin normally aspirated.

Langkah preventif:

  • Ganti timing belt secara berkala sesuai rekomendasi, atau sekitar 25-30 ribu km.
  • Percepat penggantian timing belt bila mobil sering melewati jalan macet.
  1. Knocking di mesin turbochargerturbo

Tekanan tinggi di ruang bakar pada mesin yang dilengkapi alat pemasok udara paksa seperti turbocharger atau supercharger  membuat beban piston menjadi sangat tinggi. Itu sebabnya piston bisa mengalami kerusakan seketika bila mesin sampai mengalami gejala knocking.

Pembakaran dini sebelum waktunya akan membuat piston bergetar hebat dan suhu di ruang bakar meningkat secara drastis. Penyebabnya tentu bermacam-macam, mulai dari kegagalan kinerja cooling system,  penyetelan tekanan turbo atau supercharger  yang berlebih, hingga kualitas bahan bakar yang tidak sesuai kebutuhan.

Langkah preventif:

  • Gunakan bahan bakar berkualitas dengan kadar oktan minimal 95.
  • Periksa cooling system secara berkala, termasuk komponen-komponennya seperti kipas elektrik, thermoswitch,  dan lain-lain.

Promo New Honda BRV

  • Harga mulai Rp 249 Jutaan
  • Cashback mulai Rp 20 Jutan
  • Paket Kredit DP mulai Rp 25 Jutaan
  • Paket Kredit Cicilan mulai Rp 3 Jutaan
  • Paket Kredit Bunga 0%
  1. Water hammer

banjir

Terisapnya air ke dalam ruang bakar (water hammer) merupakan salah satu problem dengan akibat paling fatal bagi mesin mobil. Air yang yang jauh lebih padat dari udara, bila sampai memenuhi ruang bakar, tentu tidak dapat tekan saat langkah kompresi. Dalam kondisi katup tertutup, tekanan air yang terjadi akan menghancurkan komponen terlemah di ruang bakar yakni piston.

Nah, di musim hujan seperti sekarang, wasapdalah dengan genangan air yang siap menghadang.

Langkah preventif :

  • Ketahui ketinggian saluran masuk udara di mobil sebelum melewati genangan air.
  • Jangan coba-coba menstart jika mesin mati di tengah banjir.
  • Buka busi lalu start mesin untuk mengeluarkan air di ruang bakar.
  1. Overheat

head

Bila mesin beroperasi melebihi batas suhu kerjanya, sudah pasti kerusakan komponen akan terjadi. Tapi pada mesin modern, komputer akan secara otomatis melindungi mesin dengan cara menon-aktifkan mesin secara bertahap. Seperti memberhentikan kerja kompresor AC, lalu berlanjut ke mode aman (safe mode) hingga saatnya mesin akan dihentikan secara total.

Tapi pada mobil era 1990-an, tentu fitur ini belum tersedia. Namun Anda dapat mencirikannya dengan hadirnya gejala knocking  saat berakselerasi dan jarum indikator yang bergerak menuju batas H.

Langkah preventif :

  • Periksa cooling system dan jumlah oli mesin secara berkala.
  • Perhatikan indikator suhu ketika gejala knocking timbul.
  • Berhentikan mobil secepat mungkin ketika Anda mengetahui overheat terjadi.

Promo New Honda Mobilio

  • Harga mulai Rp 204 Jutaan
  • Cashback mulai Rp 15 Jutan
  • Paket Kredit DP mulai Rp 10 Jutaan
  • Paket Kredit Cicilan mulai Rp 2 Jutaan
  • Free Kaca Film, Uang Bensin senilai Rp 6 Juta, Biaya Jasa Servis hingga 4 tahun atau 50.000 KM
  1. Kebocoran oli

oli bocor

Di jenis mesin apapun, bocornya pelumas sudah pasti menyebabkan kerusakan parah dan fatal akibatnya. Menurunnya jumlah oli mesin secara drastis akan menyebabkan friksi pada komponen bergerak akan meningkat sehingga berdampak pada peningkatkan suhu mesin (overheat) dan keausan luar biasa.

Salah satu penyebab adalah kerusakan baut penutup lubang pembuangan oli yang terletak di bawah mesin akibat terkena benturan di jalan. Memang hal ini jarang terjadi, tapi Anda perlu mencermati indikasi berupa lampu indikator oli di dasbor yang menyala akibat pompa oli kehilangan tekanan. Penyebab lain adalah kebocoran pada sil-sil di mesin, meski kerusakan semacam ini tidak menyebabkan penurunan jumlah oli secara drastis, namun bertahap.

Langkah preventif

  • Periksa jumlah oli secara berkala.
  • Jangan menganggap remeh indikator oli yang menyala meski hanya berkedip. Segera periksa jumlah oli agar kerusakan tidak semakin parah. Sebab ini menandakan pompa oli sempat kehilangan tekanannya.

Manfaatkan Spesial Promo Tahun Baru Dari Dealer Honda Solo Baru

honda with love

Dealer Honda Solo Baru sebagai Dealer Resmi untuk wilayah Solo dan Sekitarnya siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi Anda

Untuk info lebih lanjut silahkan
Kunjungi dealer Honda Solo Baru.
Jl. Ir. Soekarno No. 168 Sukoharjo

Team Telemarketing
Dina : 082133727332
Ita : 082242421128
Official Website : www.hondasolobaru.co.id
Official IG : @hondasolocity