fbpx
Merawat Mobil di Musim Hujan, Agar tidak Korosif

Merawat Mobil di Musim Hujan, Agar tidak Korosif

Tips Menjaga Mobil tidak Korosif saat Musim Hujan

Meski hujan belum turun secara rutin dan merata, mendekati akhir tahun hingga beberapa bulan ke depan dikenal sebagai waktunya musim hujan. Ketika nanti intensitas hujan sudah mulai tinggi, tidak sedikit hal yang perlu dikhawatirkan, meskipun hujan juga diakui sebagai berkah. Bagi pemilik dan pengguna mobil, kehadiran musim hujan bisa membawa kegusaran tersendiri. Sebab, besar kemungkinan mobil harus melewati jalanan dengan air yang menggenang atau banjir sekalipun. Setidaknya, mobil bakal kehujanan, baik itu di jalanan maupun di parkiran.

 

 Promo New Honda Mobilio

  • Harga mulai Rp 204 Jutaan
  • Cashback mulai Rp 30 Jutan
  • Paket Kredit DP mulai Rp 10 Jutaan
  • Paket Kredit Cicilan mulai Rp 2 Jutaan
  • Free Kaca Film, Uang Bensin senilai Rp 6 Juta, Biaya Jasa Servis hingga 4 tahun atau 50.000 KM

Membiarkan dan mendiamkan mobil yang kehujanan memang tidak akan langsung memberikan dampak. Namun, lama-kelamaan kebiasaan itu bisa merusak mobil, baik itu bagian bodi maupun mesin karena sifat air hujan yang korosif. Kendati demikian, tidak perlu pula cemas berlebih. Beberapa hal bisa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terhadap mobil akibat kehujanan.

1. Jangan Biarkan Air Hujan Mengering dengan Sendirinya

Yang namanya berkendara di musim hujan, sudah pasti mobil kamu bakal kebasahan akibat air hujan. Tidak bisa menghindari kondisi tersebut, bukan berarti kamu mendiamkan begitu saja air hujan di mobilmu. Sebab, air hujan yang mengering dengan sendirinya bisa menyebabkan kerusakan pada bodi mobil lama-kelamaan karena sifatnya yang korosif. Sebagian pengendara mungkin tak acuh dengan hal ini. Padahal kandungan air hujan tidak sama dengan air biasa. Air hujan mengandung garam yang berpotensi merusak cat pada bodi.

mobil mengering

Selain itu, kotoran yang menumpuk akibat air hujan juga bisa merusak lapisan mobil.Untuk mengantisipasi hal tersebut, jangan menunggu air hujan mengering dengan sendirinya di mobilmu dan jangan pula langsung mengelap air hujan tersebut dengan lap kering karena kotoran atau partikel pada air hujan bisa membuat bodi mobilmu lecet. Solusinya? Bilas mobil dengan air bersih sehabis kehujanan. Setelah itu, baru keringkan. Untuk hasil yang maksimal, saat membilas mobil, gunakan sampo khusus mobil. Usapkan sampo menggunakan spons halus untuk membersikan mobil dari kotoran yang membandel. Kemudian bilas hingga bersih, lalu keringkan.

2. Cek Wiper dan Washer

Saat berkendara di musim hujan, wiper merupakan perangkat yang memiliki peranan yang sangat penting. Wiper berfungsi menyapu air hujan yang berada di kaca depan. Dengan kaca yang bersih dan jernih, jalanan yang akan dituju pun dapat dilihat dan diamati dengan jelas. Masalahnya, karet wiper kadang suka luput dari perhatian sehingga si empunya mobil tidak menyadari bahwa karet wiper tersebut sudah aus. Kalau sudah begitu, wiper tidak akan bekerja dengan maksimal saat hujan mengguyur di jalanan. Pandangan yang terhalangi saat berkendara tentu berpotensi menyebabkan kecelakaan.

wisher

Lakukan pengecekan secara berkala terhadap karet wiper, terlebih saat mau memasuki musim hujan. Jika karet sudah aus, segera ganti dengan yang baru. Biasanya usia karet wiper bisa bertahan hingga 6 bulan. Rentang waktu ini bisa juga kamu gunakan sebagai patokan untuk penggantian karet wiper.

Washer pun tak kalah penting. Washer akan menyemprotkan washer fluid ke kaca mobil agar kaca lebih bersih maksimal. Pastikan washer reservoir diisi dengan air yang sudah dicampur dengan cairan khusus wiper. Dengan begitu, kamu tidak lagi perlu khawatir jika saat berkendara air hujan yang mengandung kotoran menghalangi pandanganmu di kaca depan.

3. Periksa Komponen Mesin Mobil

Meskipun mesin memiliki ruang tersendiri di bodi mobil dan juga tertutup, hal itu bukan lah jaminan bahwa air hujan tidak akan “menyentuh” bagian jantung mobil ini. Air hujan bisa saja menyelinap melalui celah-celah mobil yang sempit hingga mencapai mesin.

kap mesin

Jika air hujan yang menyusup dan berdiam di mesin dibiarkan begitu saja, hal itu bisa menyebabkan mesin mobil mati mendadak atau mogok saat lagi di perjalanan. Karena itu, rajin lah mengecek mesin mobil sehabis berkendara saat hujan turun. Jika kamu tidak yakin untuk memeriksa sendiri, tidak ada salahnya melakukan pengecekan ke bengkel tepercaya, terlebih kalau kamu merasa ada yang tidak beres dengan mesin mobil setelah melibas hujan.

 

Promo New Honda Brio Solo
  • Harga mulai Rp 150 Jutaan
  • Cashback mulai Rp 10 Jutaan
  • Paket Kredit DP mulai Rp 12 Jutaan
  • Paket Kredit Cicilan mulai Rp 3 Jutaan
  • Paket Kredit Bunga 0%
  • Free Kaca Film, Biaya Jasa Servis hingga 4 tahun atau 50.000 KM

 

4. Lapisi Lantai Mobil dengan Karpet

Tidak hanya eksterior, bagian interior mobil pun harus mendapat perhatian untuk dirawat tatkala musim hujan mulai tiba. Air hujan bisa saja menggenang di lantai mobil sebagai imbas dari alas kaki penumpang yang basah.

karpet

Jika hal itu dibiarkan, lantai mobil lama-kelamaan akan kotor dan berkarat. Selain menghasilkan bau yang tidak sedap, lantai yang berkarat tentu akan lapuk dan rusak pada akhirnya.Untuk mengantisipasi hal tersebut, lapisi lantai mobil dengan karpet sehingga lantai mobil tetap terjaga.

5. Parkir Mobil di Tempat yang Terlindungi

Ketika intensitas hujan tinggi, parkirkan mobil di tempat yang terlindungi. Memarkirkan mobil di garasi adalah pilihan yang tepat dan bijak. Selain itu, mobil yang disimpan di garasi kemungkinannya kecil mengalami kerusakan akibat faktor lingkungan.

parking

Namun kadang kala situasi tertentu membuat mobil dengan terpaksa harus diparkir di tempat terbuka. Untuk meminimalisasi kerusakan akibat lingkungan dan cuaca, gunakan cover mobil untuk melindungi mobil.

 

Promo New Honda Mobilio

  • Harga mulai Rp 204 Jutaan
  • Cashback mulai Rp 30 Jutan
  • Paket Kredit DP mulai Rp 10 Jutaan
  • Paket Kredit Cicilan mulai Rp 2 Jutaan
  • Free Kaca Film, Uang Bensin senilai Rp 6 Juta, Biaya Jasa Servis hingga 4 tahun atau 50.000 KM

Dealer Honda Solo Baru sebagai Dealer Resmi untuk wilayah Solo dan Sekitarnya siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi Anda

Untuk info lebih lanjut silahkan
Kunjungi dealer Honda Solo Baru.
Jl. Ir. Soekarno No. 168 Sukoharjo

Team Telemarketing
Dina : 082133727332
Ita : 082242421128
Official Website : www.hondasolobaru.co.id
Official IG : @hondasolocity