Halo, para sahabat pengemudi dan pencinta otomotif di Solo Raya! Apa kabar? Pasti semangat dong menyambut setiap perjalanan seru di jalanan. Nah, belakangan ini, ada satu topik yang sering banget bikin penasaran: soal Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dicampur etanol. Kira-kira, aman enggak ya buat mobil kesayangan kita? Apalagi buat Anda pemilik mobil Honda yang selalu ingin memberikan yang terbaik. Yuk, kita bedah tuntas bersama Dealer Resmi Mobil Honda Solo Baru!
BBM beretanol memang semakin populer. Beberapa SPBU bahkan sudah menawarkan jenis bahan bakar ini. Tapi wajar banget kalau ada sedikit keraguan atau pertanyaan di benak kita. “Apa sih etanol itu?”, “Mobil saya cocok enggak ya?”, atau “Ada efek sampingnya enggak ya?”. Tenang saja, setelah membaca artikel ini, Anda akan dapat pencerahan lengkap dan bisa berkendara dengan lebih tenang!
Apa Itu Etanol dan Mengapa Dicampur ke BBM?
Sebelum kita jauh membahas keamanaya, mari kita kenalan dulu dengan si etanol ini. Etanol adalah jenis alkohol yang biasanya diproduksi dari fermentasi tanaman, seperti jagung atau tebu. Nah, etanol ini punya sifat yang mirip dengan bensin dan bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif atau campuran. Di Indonesia, campuran etanol ke dalam bensin yang umum dikenal adalah E10, yang berarti 10% etanol dan 90% bensin. Ada juga yang lebih tinggi, seperti E20 atau E85 di beberapa negara lain, tapi yang paling umum di pasaran kita saat ini adalah E10.
Lalu, kenapa sih harus dicampur? Ada beberapa alasan menarik dan positif nih! Pertama, etanol adalah bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Pembakaraya menghasilkan emisi gas buang yang lebih rendah, sehingga udara yang kita hirup jadi lebih bersih. Kedua, etanol juga bisa meningkatkan oktan BBM, lho! Artinya, performa mesin bisa lebih optimal dan pembakaran lebih sempurna. Ketiga, penggunaan etanol juga bisa mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil yang tidak terbarukan. Jadi, ini adalah langkah maju untuk masa depan yang lebih hijau!